HELLO WELCOME TO MY BLOG ! Selamat datang di blog saya, terima kasih sudah mau mengunjungi.
Sudah lama aku tidak menulis di blog. Ya semuanya karena kesibukanku yang begitu padat. Tahun ini banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan, dan juga pelajaran yang sangat berharga bagiku, baik yang aku alami secara langsung atau melihat kejadian di sekitarku.
Awal tahun 2011, aku disibukkan dengan pencarian tempat untuk pelaksanaan Praktik Industri. Akhirnya, aku magang di pabrik kayu balsa di Surabaya. Tepatnya pada bulan Februari sampai Maret. Disana aku merasakan dan mendapat pandangan bagaimana kalau kita kerja di pabrik. Rasanya sangat monoton. Serta kerjanya 12 jam. Padahal aku orangnya suka dengan hal-hal yang baru. Kalau jadi karyawan pabrik, yang dikerjakan itu-itu saja. Saat PI, aku diajak keliling Jawa Timur, bahkan sampai Madura. Hehehe, yang unik adalah Pulau Madura, pantes ya mereka menyebar kemana-mana, pulaunya menurutku sangat panas dan gersang. Tetapi its okay, aku pun keliling sampai ke Pasuruan, Gresik, Trowulan, Mojokerto. Bagian dari pulau Jawa yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. Komplit sudah kota-kota di Pulau Jawa yang aku kunjungi. Hehehe. Pengalaman yang berharga di awal tahun, dan aku pun mendapatkan nilai A bulet untuk mata kuliah Praktik Industri. Alhamdulilah yah, sesuatu banget.
Kemudian di pertengahan tahun, aku disibukkan dengan kegiatan pengajuan proposal skripsi. Ini pengalaman yang benar-benar unik dan mencengangkan. Bagaimana sebuah doa dan usaha benar-benar menjadi satu. Aku punya tips untuk kalian yang pingin segala sesuatu berjalan dengan lancar, dan hanya ada halangan yang bisa dikatakan tidak begitu berarti. Puasalah! Puasa Nadzar. Aku melakukannya, biasanya aku berniat seperti ini, misal ya, ” Ya Allah, hamba akan puasa 1 minggu berturut-turut jika nilai skripsiku A.” Yak, kalian pasti sudah tahu hasilnya bukan, memang mendapatkan A. So, janji harus ditepati, apalagi janji dengan Sang Khalik. Aku puasa selama 1 minggu. Mengajukan proposal skripsi susahnya bukan main, aku sampai ganti judul 5 kali. Bolak-balik ke P3AI bertemu koordinator TAS. Belum juga diomelin, busyet dah rasanya lebih eneg daripada patah hati kalo judulnya gak disetujui. Ketenangan tahap 1 saat mengerjakan skripsi adalah ketika judul disetujui, lega rasanya. Ketenangan tahap 2 adalah ketika kita mendapatkan dosen pembimbing yang sesuai dengan kita. Dosen pembimbingku benar-benar seorang dosen yang super. Super enak, dan tentunya super Sibuk. Beliau hanya ada hari Senin dan Jumat. Maklum, beliau orang “pusat” di Jakarta. Belum pernah aku jumpai dosen sebaik beliau, istimewa. Sesibuk-sibuknya beliau, pasti meluangkan waktu untuk anak bimbingannya, bahkan hari Sabtu dan Minggu. Hebat. Aku membuktikan sendiri bagaimana kondisi orang ketika mengerjakan skripsi. Musuh utamanya adalah semangat dan niat. Kalau kita lengah atau berhenti sejenak barang 1-2 hari saja, akan berimbas sampai berminggu-minggu. So, jangan ada jeda ketika kita mengerjakan skripsi. Harus semangat! Kala itu, aku terkena penyakit itu juga. Jadi ketika bulan Ramadhan, 1 bulan full aku tidak menyentuh skripsiku. Tetapi karena dikejar deadline dan target penyelesaian, mau tak mau walaupun harus merangkak kembali mengumpulkan niat, aku harus melanjutkannya. Mengambil data kemudian menganalisis data. Awalnya aku pusing dan blank. Tidak tahu harus memulai darimana, tetapi karena keadaan terpaksa dan kepepet, akhirnya aku memiliki gambaran dan bisa mengerjakannya. Its so easy! Hahaha. Tetapi terbentur lagi masalah semangat, jenuh kali ya berkutat dengan skripsi.
Kemudian di penghujung tahun. September 8,akhirnya, seseorang datang di kehidupanku, dia wanita yang kini sangat aku cintai, dia mengubah segalanya menjadi lebih bermakna. Dia motivasiku untuk segera menyelesaikan skripsiku. Impian memiliki istri seorang perawat insyaAllah akan segera terealisasi. Hehe. Lagi-lagi doaku dikabulkan. Dari sekian banyak wanita yang kukenal dialah yang memenuhi 98,99% kriteriaku. Ya meskipun mencintai seseorang itu tidak memerlukan kriteria. Akhirnya kukebut skripsiku, dalam tempo 2 minggu aku sudah siap ujian pendadaran. Lagi-lagi rasanya adalah tegang, karena ini pertama kalinya aku disidang. Aku pakai lagi jurus Puasa Nadzar andalanku, aku ingin pengujinya Pak “E”, sekretaris Ibu “Z”. Woaaaaa, mengejutkan, ternyata benar-benar mereka. Bersyukur sekali rasanya. Ujianku seperti ngobrol, tenang, lebih banyak nasehat daripada di Judge. Waktunya 1 jam, berjalan dengan sangat lancar. Kau tahu? Calon istriku itu ternyata berpuasa untukku selama 1 minggu, agar skripsiku berhasil. Dia benar-benar! Huaahhh…aku tidak dapat berkata-kata. Revisi hanya berjalan 1 minggu langsung selesai. Tanda tangan dan nilaiku keluar. Tepat pada tanggal 30 November 2011 kemarin adalah tanggal kelulusanku. Kuliah dapat aku selesaikan pas 4 tahun. Alhamdulilah.
Harapan-harapan dan rencanaku ke depan adalah aku ingin segera mendapatkan pekerjaan, karena aku ingin segera melamar si doi, ingin bertunangan di pertengahan tahun. InsyaAllah ingin menikah di akhir tahun. Semoga segalanya dapat berjalan dengan lancar dan semoga tahun depan aku bisa menjadi orang yang lebih baik. Amin.